Minggu, 29 Juli 2012

Kewirausahaan Bab 1


BAB I

1.      Mengapa saat ini indonesia membutuhkan banyak wirausahawan baru?
Karena indonesia saat ini memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang pesat, sementara jumlah lapangan kerja yang tersedia tidak sebanding dengan hal tersebut. Akibatnya jumlah penggangguran semakin besar baik itu yang memiliki pendidikan tinggi ataupun rendah.
2.      Pendapat anda mengenai pernyataan kesuksesan ditentukan 90%nya oleh kerja keras dan sisanya faktor kepandaian.
Saya setuju dengan pernyataan tersebut, sebab dalam dunia usaha yang menjadi penggerak utama adalah bagian penjualan, artinya inovasi itu tidak sepenuhnya menjamin produk pasti laris di lapangan. Hal yang terjadi di lapangan juga kadang tidak selalu selaras dengan teori yang kita milki, sebab semuanya tergantung bagaimana kondisi dari konsumen itu sendiri. Pengalaman akan jauh lebih berharga saat kita menghadapi kondisi yang memang membutuhkan solusi yang baik. Dan pengalaman itu didapat dengan terus belajar dari tindakan-tindakan yang kita lakukan. Saya rasa sudah banyak contoh orang yang berpendidikan rendah tapi sukses dalam karirnya.
3.      Definisi wirausaha.
a.       Adalah seorang yang menemukan gagasan baru dan selalu berusaha menggunakan seumber daya yang dimiliki secara optimal untuk mencapai keuntungan maksimal.
b.      Adalah orang yang dapat melihat cara-cara yang ekstrem dan mau mengubah sesuatau yang tak bernilai atau bernilai rendah menjadi sesuatu yang bernilai tinggi.
4.      Keuntungan menjadi wirausaha.
a.       Mempunyai kebebasan mencapi tujuan yang dikehendaki.
b.      Memperoleh manfaat dan laba yang maksimal.
c.       Terbuka kesempatan untuk melakukan perubahan.
d.      Mempunyai waktu yang tidak terikat.
e.       Terbuka peluang untuk berperan dalam masyarakat dan mendapatkan pengakuan atas usaha mereka.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes